Artikel Tips dan Trik

Ketahui 4 Cara Menghemat Kuota Internet agar Tidak Cepat Habis

Ketahui 4 Cara Menghemat Kuota Internet agar Tidak Cepat Habis

Penghematan adalah suatu hal yang wajib dilakukan selama masa pandemi virus corona (Covid-19). Hal ini juga termasuk dalam menghemat data atau kuota internet, yang sangat dibutuhkan di masa-masa work from home (WFH) seperti saat sekarang ini.

Mungkin, ada di antara Anda mengalami kuota internet yang tiba-tiba habis saat sedang menggunakannya. Tetapi, Anda tidak tahu ke mana kuota internet itu pergi karena Anda jarang berselancar di internet termasuk salah satunya media sosial.

Lalu, bagaimana sih cara menghemat kuota internet? Berikut langkah-langkahnya:


Tetapkan batas penggunaan data

Cara paling mudah supaya tidak membuat Anda ‘kebablasan’ dalam mengakses internet adalah menetapkan batas penggunaan data. Ini juga sangat bermanfaat apabila Anda pengguna paket prabayar.

Baik Android maupun iPhone memiliki pengaturan ini jika Anda mencapai batas Anda, ponsel akan mematikan data seluler. Hal ini tergantung pada preferensi Anda, apakah hanya memberi Anda notifikasi semata atau langsung melakukan tindakan penghentian data seluler secara otomatis.

Batasi aplikasi dalam menggunakan data seluler

Selanjutnya, sistem operasi baik iOS maupun Android memberi Anda opsi untuk menonaktifkan aplikasi agar tidak menggunakan data seluler Anda di latar belakang. Ini berfungsi agar menghemat data seluler lebih lanjut.

Batasi sinkronisasi aplikasi

Sinkronisasi aplikasi otomatis mungkin aplikasi yang dipilih sering terhubung ke server untuk meminta informasi. Misalnya, Gmail Anda terus memeriksa apakah Anda telah menerima email baru, dan sebagainya. Sinkronisasi otomatis tidak hanya mengurangi baterai Anda dengan lambat tetapi juga menggunakan data seluler Anda.

Pembaruan otomatis hanya jika menggunakan WiFi

Pembaruan aplikasi maupun perangkat lunak lainnya membutuhkan data seluler yang besar, dan ini akan sangat boros. Jadi sebaiknya, buatlah pengaturan di ponsel Anda bahwa pembaruan, baik aplikasi, UI, atau sistem operasi akan dilakukan hanya ketika ada pada jaringan WiFi.