Berita

Hanya Pengguna Berbayar yang Dapat Perlindungan Keamanan Zoom

Hanya Pengguna Berbayar yang Dapat Perlindungan Keamanan Zoom

Prodoigital.web.id - Di tengah isu keamanan yang sempat diragukan, Zoom telah mengonfirmasi sistem perlindungan keamanan baru berupa enkripsi end-to-end. Namun, layanan ini hanya tersedia bagi pengguna Zoom Premium alias berbayar.

Secara sederhana, enkripsi end-to-end adalah ketika seseorang melakukan video konferensi, hanya peserta yang terlibat saja yang bisa menyaksikan. Bahkan pengembang layanan, termasuk Zoom, juga tak bisa mengakses ruang video konferensi digelar.

Fitur keamanan seperti itu mampu mencegah orang tidak diundang menggangu jalannya video konferensi. Sayangnya, Zoom gratis tak menerima sistem enkripsi end-to-end.

Eric Yuan, CEO Zoom berdalih bahwa pihaknya ingin menggandeng agen FBI secara langsung, sehingga fitur keamanan tidak bisa diberikan secara gratis.

“Kami pikir fitur ini harus menjadi bagian dari penawaran kami kepada pelanggan profesional. Kami tidak ingin memberikan fitur keamanan tersebut, karena kami juga ingin bekerja sama dengan FBI, penegak hukum lokal, jika ada seseorang yang menggunakan Zoom untuk kejahatan” tutur Eric, dikutip dari The Verge, Jumat (5/6).

Eric menekankan bahwa enkripsi end-to-end memerlukan pertukaran praktis, karena orang tidak dapat melakukan panggilan terenkripsi dengan telepon. Jadi, kemungkinan banyak pelanggan bisnis yang tidak menggunakannya setiap waktu.

Dalam hal ini, Juru bicara perusahaan mengatakan “Zoom tidak secara proatif memantau konten rapat, dan kami tidak membagikan informasi dengan penegak hukum kecuali dalam situasi seperti pelecehan anak-anak.”

“Kami tidak memiliki ‘ruang belakang’, dimana ada peserta dapat memasuki pertemuan tanpa terlihat orang lain. Tidak akan ada yang berubah,” tambah Juru bicara Zoom.